ANALISA KALSIUM MAGNESIUM & KESADAHAN TOTAL

Pada dasarnya air yang ada dialam ini mengandung beberapa macam zat yang merugikan karena adanya pencemaran dari lingkungan disekitarnya baik bersifat fisik, kimiawi maupun biologis. Oleh sebab itu sebelum air tersebut dikonsumsi oleh manusia harus diolah terlebih dahulu untuk menghilangkan ataupun mengurangi zat-zat yang merugikan tersebut sampai batas tertentu sesuai dengan syarat yang ditetapkan. Untuk menjamin kualitas air produksi sesuai dengan standar peraturan yang berlaku maka disinilah peran serta Laboratorium PDAM dibutuhkan.

 

LANGKAH KERJA ANALISA KALSIUM (Ca2+

A.  Prinsip analisa Metode Titrimetrik terbentuknya senyawa komplek berwarna ungu pada larutan yang mengandung ion kalsium setelah ditambahkan larutan EDTA (etilendiamintetraasetat) dengan indikator murexide pada pH 12 atau 13.

B. Peralatan dan Reagen
1. Peralatan Labu Erlenmeyer 250/300 mL Gelas ukur 100 mL Pipet ukur 2 mL Buret 25/50 mL Pemanas Mortar dan stampler.

2. Reagen Larutan EDTA (Titriplex III) 0,01 M Larutan NaOH 8% Indikator Murexide

C. Cara Kerja.
1. Pembuatan Reagen Larutan EDTA 0,01 M Timbang Titriplex III sebanyak 3,723 gram, dilarutkan  menjadi 1000 mL. Simpan didalam botol plastik (PE). Larutan NaOH 8% : 8 gram NaOH dilarutkan dalam 100 mL aquadest Indikator Murexide : 100 g NaCL ditambah 1 g murexide, digerus memakai mortir dan stampler.
Cara mencari factor murexide (fmurexide) : Pipet 10 mL larutan standar CaCO3, masukkan ke dalam labu Erlenmeyer, tambahkan 90 mL aquadest. Tambahkan 1 mL larutan NaOH 8% Tambahkan 50 mL indicator Murexide Titrasi dengan larutan EDTA, sampai terjadi perubahan warna dari merah siklam ke ungu.

Perhitungan :

fMurexide = 10 / mL pentiter

2. Analisa Kalsium Ukur 100 mL sampel masukkan ke dalam labu erlenmeyer. Tambahkan 1-2 mL NaOH 8% Tambahkan 50 mg indikator Murexide\\.

penjelasan lebih lanjut klik ..Lembar Kerja 1 L221 – L223

 16 total views,  2 views today

Leave a Reply